Cerpen Tema Perjuangan
Cerpen dengan tema perjuangan seorang guru
1. Cerpen dengan tema perjuangan seorang guru
pak guruku
Namanya adalah Pak Ari . pak Ari adalah seorang guru di kampung ku . setiap hari pak Ari selalu bangun pagi untuk mengajar di sekolah ku
sekolah ku bukanlah sekolah yang besar , dan juga aku tau bahwa dia pasti mendapatkan gaji yang hanya cukup memberi makan untuk 1 bulan saja , tetapi dia tidak pernah lalai dalam menjalankan amanatnya dan tugasnya . Dia mengajar kami dengan benar sampai kami pintar .
Aku dan teman-temanku selalu menghargai perjuangan nya sebagai guru yang membuat kami menjadi orang sukses seperti sekarang. Semua murid yang diajarkannya sekarang telah pergi ke luar kota dan menjadi orang sukses . Terima kasih pak guru .
2. tema dari cerpen keluarga pejuang ?
Perjuangan
Maaf kalo salah
3. Contoh cerpen tema hidup adalah perjuangan
karena keterbatasan ekonomi seoerang bapak belajar memperbaiki kendaraan bermotor sendiri dengan belajar sendiri lewat you tube sehingga memperkecil biaya perawatan motor yang bermasalah atau rusak
4. minta tolong buatlah cerpen bertema perjuangan R.A KARTINI
Jawaban:
Cerita Pendek tentang Ibu Kartini
Raden Ajeng Kartini lahir pada tahun 1879 di kota Rembang. Ia anak salah seorang bangsawan yang masih sangat taat pada adat istiadat. Setelah lulus dari Sekolah Dasar ia tidak diperbolehkan melanjutkan sekolah ke tingkat yang lebih tinggi oleh orangtuanya. Ia dipingit sambil menunggu waktu untuk dinikahkan. Kartini kecil sangat sedih dengan hal tersebut, ia ingin menentang tapi tak berani karena takut dianggap anak durhaka. Untuk menghilangkan kesedihannya, ia mengumpulkan buku-buku pelajaran dan buku ilmu pengetahuan lainnya yang kemudian dibacanya di taman rumah dengan ditemani Simbok (pembantunya).
Akhirnya membaca menjadi kegemarannya, tiada hari tanpa membaca. Semua buku, termasuk surat kabar dibacanya. Kalau ada kesulitan dalam memahami buku-buku dan surat kabar yang dibacanya, ia selalu menanyakan kepada Bapaknya. Melalui buku inilah, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir wanita Eropa (Belanda, yang waktu itu masih menjajah Indonesia). Timbul keinginannya untuk memajukan wanita Indonesia. Wanita tidak hanya didapur tetapi juga harus mempunyai ilmu. Ia memulai dengan mengumpulkan teman-teman wanitanya untuk diajarkan tulis menulis dan ilmu pengetahuan lainnya. Ditengah kesibukannya ia tidak berhenti membaca dan juga menulis surat dengan teman-temannya yang berada di negeri Belanda. Tak berapa lama ia menulis surat pada Mr.J.H Abendanon. Ia memohon diberikan beasiswa untuk belajar di negeri Belanda.
Beasiswa yang didapatkannya tidak sempat dimanfaatkan Kartini karena ia dinikahkan oleh orangtuanya dengan Raden Adipati Joyodiningrat. Setelah menikah ia ikut suaminya ke daerah Rembang. Suaminya mengerti dan ikut mendukung Kartini untuk mendirikan sekolah wanita. Berkat kegigihannya Kartini berhasil mendirikan Sekolah Wanita di Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah "Sekolah Kartini". Ketenarannya tidak membuat Kartini menjadi sombong, ia tetap santun, menghormati keluarga dan siapa saja, tidak membedakan antara yang miskin dan kaya.
Pada tanggal 17 september 1904, Kartini meninggal dunia dalam usianya yang ke-25, setelah ia melahirkan putra pertamanya. Setelah Kartini wafat, Mr. J.H. Abendanon mengumpulkan dan membukukan surat-surat yang pernah dikirimkan R.A Kartini pada para teman-temannya di Eropa. Abendanon saat itu menjabat sebagai Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan Hindia Belanda. Buku itu diberi judul Door Duisternis tot Licht yang artinya Habis Gelap Terbitlah Terang. Buku kumpulan surat Kartini ini diterbitkan pada 1911. Buku ini dicetak sebanyak lima kali, dan pada cetakan terakhir terdapat tambahan surat Kartini. Dalam bahasa Inggris, surat-surat Kartini juga pernah diterjemahkan oleh Agnes L. Symmers.
Terbitnya surat-surat Kartini, seorang perempuan pribumi, sangat menarik perhatian masyarakat Belanda, dan pemikiran-pemikiran Kartini mulai mengubah pandangan masyarakat Belanda terhadap perempuan pribumi di Jawa. Pemikiran-pemikiran Kartini yang tertuang dalam surat-suratnya juga menjadi
Penjelasan:
MAAF KLO SALAH!!!
Jawaban:
Raden Ajeng Kartini lahir pada tahun 1879 di kota Rembang. Ia anak seorang bangsawan yang masih sangat taat pada adat istiadat. Setelah lulus dari Sekolah Dasar ia tidak diperbolehkan melanjutkan sekolah ke tingkat yang lebih tinggi oleh orangtuanya. Ia dipingit sambil menunggu waktu untuk dinikahkan. Kartini kecil sangat sedih dengan hal tersebut, ia ingin menentang tapi tak berani karena takut dianggap anak durhaka. Untuk menghilangkan kesedihannya, ia mengumpulkan buku-buku pelajaran lainnya yang dibaca di taman rumah dengan ditemani Simbok (pembantunya).
Akhirnya membaca menjadi kegemarannya, tiada hari tanpa membaca. Semua buku, termasuk surat kabar dibacanya. Kalau ada kesulitan dalam memahami buku-buku dan surat kabar yang dibacanya, ia selalu menanyakan kepada Bapaknya. Melalui buku inilah, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir wanita Eropa (Belanda, yang waktu itu masih menjajah Indonesia). Timbul keinginannya untuk memajukan wanita Indonesia. Wanita tidak hanya didapur tetapi juga harus mempunyai ilmu. Ia memulai dengan mengumpulkan teman-teman wanitanya untuk diajarkan tulis menulis dan ilmu pengetahuan lainnya. Ditengah kesibukannya ia tidak berhenti membaca dan juga menulis surat dengan teman-temannya yang berada di negeri Belanda. Tak berapa lama ia menulis surat pada Mr.J.H Abendanon. Ia memohon diberikan beasiswa untuk belajar di negeri Belanda.
Beasiswa yang didapatkannya tidak sempat dimanfaatkan Kartini karena ia dinikahkan oleh orangtuanya dengan Raden Adipati Joyodiningrat. Setelah menikah ia ikut suaminya ke daerah Rembang. Suaminya mengerti dan ikut mendukung Kartini untuk mendirikan sekolah wanita. Berkat kegigihannya Kartini berhasil mendirikan Sekolah Wanita di Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah "Sekolah Kartini".
Pada tanggal 17 september 1904, Kartini meninggal dunia dalam usianya yang ke-25, setelah ia melahirkan putra pertamanya. Setelah Kartini wafat, Mr. J.H. Abendanon mengumpulkan dan membukukan surat-surat yang pernah dikirimkan R.A Kartini pada para teman-temannya di Eropa. Abendanon saat itu menjabat sebagai Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan Hindia Belanda. Buku itu diberi judul Door Duisternis tot Licht yang artinya Habis Gelap Terbitlah Terang. Buku kumpulan surat Kartini ini diterbitkan pada 1911. Buku ini dicetak sebanyak lima kali, dan pada cetakan terakhir terdapat tambahan surat Kartini. Dalam bahasa Inggris, surat-surat Kartini juga pernah diterjemahkan oleh Agnes L. Symmers.
Penjelasan:
kepanjangan kah??
5. Buatlah bagian orientasi cerpen yang bertema perjuangan meraih cita-cita
Jawaban:"MENGGAPAI CITA - CITA"
(Orientasi)
Ada seorang anak yang tinggal di desa, anak itu bernama Ahmad. Ahmad hidup di keluarga yang kurang mampu. Ia sedang duduk di bangku kelas 3 disebuah SMA di desanya. Ahmad adalah siswa yang cukup pandai di sekolahnya. Dan selalu mendapat rangking 3 besar. Ahmad merupakan siswa yang baik, mudah bergaul, dan ramah kepada siapapun. Ia mempunyai cita – cita ingin menjadi Guru. Agar dapat memajukan pendidikan di desanya. Setelah lulus dari bangku SMA Ahmad kebingungan memilih antara meneruskan pendidikan ke Perguruan Tinggi atau mau bekerja. Karena orang tuanya tidak memiliki biaya untuk membiayai sekolahnya.
Lanjutan:
Karena ingin menggapai cita – citanya akhirnya Ahmad memutuskan untuk meneruskan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Ia memilih untuk melanjutkan studinya ke Perguruan Tinggi yang ada di Kota. Disaat itu juga Ahmad bingung untuk memilih Perguruan Tinggi mana yang ia inginkan. Karena di kota banyak Pergurun Tinggi yang baik dan bagus. Akhirnya ia mengikuti seleksi disalah satu Perguruan Tinggi ternama di kota tersebut, ia bersaing dengan ribuan orang dari berbagai wilayah untuk masuk ke Perguruan Tinggi tersebut, dan ia berharap bisa masuk akan tetapi takdir berkata lain ia tidak dinyatakan lolos, Ahmad pun tidak pantang menyerah dan terus bersemangat untuk mencari Perguruan Tinggi. Ia mencoba mengikuti seleksi lagi di Perguruan Tinggi lain yang ada di kota tersebut. Dengan perasaan yang tegang dan bercampur aduk ia menunggu hasil pengumuman, akhirnya saat - saat yang dinantikan telah tiba. Ia melihat hasil tes seleksi di papan pengumuman dan ia dinyatakan lolos sebagai mahasiswa baru di Perguruan Tinggi tersebut. Dan perasaannya saat itu langsung senang bercampur haru, karena ia dinyatakan lolos.
Akan tetapi Ahmad ragu untuk mengambil haknya masuk ke Perguruan Tinggi tersebut, karena ia tidak memiliki cukup biaya. Tetapi dengan semangat dan dukungan kedua orang tua, Ahmad memantapkan diri untuk masuk ke Perguan Tinggi tersebut. Dan ia berusaha untuk tidak membebani kedua orang tuanya, Ahmad pun berpikir untuk kuliah sambil bekerja supaya bisa memenuhi kebutuhannya. Ia pun bekerja diwaktu senggang bila ia tidak ada jam kuliah. Ia bekerja sebagai penjaga warnet disekitar tempat tinggalnya. Ahmad bekerja keras untuk membiayai hidupnya dan membiayai kuliahnya. Supaya bisa menggapai cita – cita yang selama ini ia inginkan yaitu untuk menjadi guru. Tetapi jalan Ahmad untuk menggapai cita – cita memang tidaklah mudah, ia harus melewati banyak cobaan. Tetapi Ahmad berusaha semaksimal mungkin untuk menjalankannya. Dengan menjadi penjaga warnet Ahmad berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya. Dengan cara itu juga Ahmad bisa membiayai kuliahnya sendiri, dan tidak meminta kepada orang tuanya. Sebagai mahasiswa Ahmad merupakan mahasiswa yang aktif, dengan mengikuti berbagai kegiatan di kampusnya. Ia juga merupakan mahasiswa yang pandai dengan ipk lebih dari 3.5. Dengan ipk tersebut akhirnya Ahmad mendapatkan beasiswa dari Perguruan Tinggi tersebut. Selama menjadi mahasiswa Ahmad tetap berusaha keras agar dapat meraih cita – citanya menjadi seorang gurudapat tercapai. Dengan kegigihannya tersebut ia dapat menyelesaikan kuliahnya dalam kurun waktu 4 tahun. Selama 4 tahun sebagai mahasiswa ia berjuang untuk tidak pantang menyerah dalam hal apapun. Dengan doa dan dukungan kedua orang tuan yang selama ini tiada hentinya akhirnya membuahkan hasil. Dan perjuangan selama 4 tahun tersebut tidak sia – sia, Ahmad akhirnya di wisuda. Kedua orang tua Ahmad ikut bangga atas pencapaian yang yang selama ini ia berikan kepada orang tuanya. Kunci dari keberhasilan Ahmad menjadi seorang sarjana yaitu tidak luput dari kerja kerasnya dan sifat pantang menyerah selama ini dalam hal apapun. Dan sekarang Ahmad sudah menjadi sarjana, akan tetapi perjuangan Ahmad belum selesai sampai disini. Ahmad harus mengejar dan mewujudkan cita – cita yang selama ini ia inginkan yaitu ingin menjadi guru.
Dengan gelar sebagai sarjana Ahmad berusaha mengikuti tes cpns untuk menjadi guru. Akan tetapi perjuangannya untuk menjadi guru tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ia harus berusaha dan bersaing dengan ribuan orang dari berbagai wilayah untuk menjadi guru. Ahmad tidak pantang menyerah, setiap ada kesempatan ia terus berusaha dengan mengikuti tes berulang kali. Setelah mengikuti tes berulang kali akhirnya Ahmad dinyatakan lulus. Dan ternyata ia di tempatkan di sebuh sekolah tempat Ahmad bersekolah semasa SMA dulu.
Penjelasan:
6. buatlah resensi /literasi cerpen tema perjuangan minimal 4 paragraf
Jawaban:
Trilogi Merdeka (2009, 2010, 2011)
Trilogi Merdeka merupakan tiga rangkaian film mengenai perjuangan kemerdekaan RI yang disutradarai oleh Yadi Sugandi dan Conor Allyn, terdiri dari Merah Putih, Darah Garuda, dan Hati Merdeka. Tiga sinema layar lebar ini dirilis secara berurutan yakni pada 2009, 2010, dan 2011.
Sederet pelaku peran kenamaan tanah air dilibatkan dalam film trilogi ini, sebut saja Lukman Sardi, Donny Alamsyah, Darius Sinathrya, Zumi Zola, Teuku Rifnu Wikana, Rahayu Saraswati, Rudy Wowor, Astri Nurdin, dan masih banyak lagi.
Trilogi Merdeka mengambil sisi kecil dalam kisah besar perjuangan mempertahankan kemerdekaan dari Belanda yang ingin menjajah Indonesia lagi setelah proklamasi. Rangkaian cerita dalam film yang mengambil setting waktu pada 1947 ini mengisahkan tentang perjuangan 5 orang pejuang RI.
Kelima orang itu adalah Amir (diperankan Lukman Sardi), Tomas (Donny Alamsyah), Dayan (Teuku Rifnu),Soerono (Zumi Zola), dan Marius (Darius Sinathrya). Mereka semula dipertemukan di sebuah barak militer di Semarang, Jawa Tengah. Kisah awal ini terangkum dalam seri pertama yakni Merah Putih.
Selanjutnya adalah Darah Garuda atau Merah Putih 2. Masih dibintangi oleh tokoh-tokoh yang sama dengan latar belakang waktu yang serupa pula, film ini menceritakan tentang perjuangan 5 karakter utama tersebut yang harus menjalankan misi rahasia di Jawa Barat.
Bukan hanya serdadu Belanda yang mereka hadapi. Kelima pejuang ini juga harus berhadapan dengan gerombolan separatis DI/TII, bahkan kelompok pengkhianat. Tujuan yang hendak dicapai hanyalah satu: mewujudkan Indonesia yang benar-benar merdeka dan berdaulat penuh.
Seri terakhir berjudul Hati Merdeka. Berkisah tentang misi yang berujung tragis karena banyaknya anggota pejuang yang gugur. Drama terjadi ketika Amir mengundurkan diri dari kemiliteran. Film ketiga ini juga menceritakan misi berikutnya yang dijalankan di Bali.
Penjelasan:
jawaban tercerdas nya jangan lupa kak
7. Buatlah rangkaian cerpen dengan tema perjuangan
Kau Mati Demi Negara Mu
Kau Berjuang Hingga Akhir Hayat Mu
Engkau Lah Pahlawan Perang
Yang Akan Selalu Dikenang
Bagus? Kalo Jelek Wajar Buatan Sendiri
8. Buatlah cerpen bertema perjuangan (sesuai dengan struktur dan kebahasaan teks cerpen)
Jawaban:
judul : sang pahlawan
karakter : Kanra (aku) ibu erina (salah satu pejuang tenaga medis)
Namaku Kanra, aku adalah pasien di rumah sakit ini aku salah seorang penderita penyakit flag paru paru. Aku bukanlah salah satu korban dari pandemi ini, aku memang menderita penyakit ini sejak lama, disini aku tidak akan menceritakan tentang diriku, tetapi salah satu tenaga medis yang berjuang untuk menyelamatkan hidup para pasien (termasuk diriku).
Ibu Erina namanya, salah seorang pejuang tenaga medis. ia bekerja membanting tulang, mempertaruhkan nyawanya demi negara untuh melawan pandemi yang melanda ini. ia memiliki dua orang anak, bernama megumi dan akame. ketika pandemi ini mulai melanda, Ibu Erina rela bekerja siang malam untuk melakukan pertolongan kepada para pasien memberikan, mengerahkan semua usaha. keringat yang bercucuran tidak menghalangi semangatnya.
suatu ketika aku bertanya sudah berapa lama ia bekerja siang malam didalam pandemi ini?, ia menjawab mungkin sudah lebih dari tiga minggu. aku sedikit terkejut. hampir satu bulan waktunya ia habiskan untuk berjuang menyelamatkan pasien dalam pandemi ini. aku bertanya lagi, apakah ia tidak merindukan keluarganya? ia berkata "aku sangat rindu mereka, tapi Kali ini aku harus menyelamatkan mereka dengan menjauh dan berusaha mengembanhkan yang dekat". ia menangis dan tersenyum. mencoba menahannya.
Berapa hari berlalu, kondisku dalam kritis, para tenaga medis merawatku. salah satu tenaga medis berkata sambil tersenyum ia berkata, "kami para tenaga medis akan berjuang semampu kami, jadi kamu juga harus berjuang menghadapinya." aku mencoba mengingat, mencerna ucapannya ia adalah ibu erina.
Entah bagaimana.... sepintas aku berpikir mungkin ibu erina bukanlah sekedar tenaga medis biasa, ia adalah pahlawanku, perjuanganya tak akan kulupakan.
Penjelasan:
Maafklo salah:(
9. TULISKAN SEBUAH CERPEN DENGAN TEMA "PERJUANGAN HIDUP UNTUK MERAIH KESUKSESAN"
Jawaban:
Meraih Kesuksesan
Setiap ku terdiam sering kali ku teringat perjalanan hidupku. Ketika pada masa kanak-kanak, saat ku remaja, hingga saat hari tua ku . Lika-liku kehidupan saat ku susah, sedih,haru, dan senang sudah kujalani dengan sepenuh hati dan ikhlas. Semenjak kehidupan kusudah sukses seperti sekarang ini, bila mengingat masa lalu rasanya mustahil akan terjadidalam kehidupanku. Hingga suatu saat aku berfikir bagaimana jadinya jika aku ta berubah,aku pun berusaha bangkit dalam terpurukan ku. Aku pun mulai bekerja keras banting tulanguntuk mencapai kesuksesan itu. Dan aku pun menuai hasil kesuksesan ini. Dan mungkin akusalah satu orang yang gagal tetapi sekarang aku menjadi salah satu orang tersukses. Aku terlahir dari keluarga yang bisa dibilang cukup berada. Aku lah sibungsu darilima bersaudara. Ketika ku masih kanak-kanak hingga remaja keinginan ku pasti dapatterpenuhi oleh kedua orang tuaku. Aku pun menjadi seenaknya dalam meminta sesuatukepada orang tua ku ada saat aku berusia hampir berkepala dua, orang yang paling berjasa pada hidupku telah meninggalkan kehidupan yang indah ini. Hari itu adalah hari tersedihdalam kehidupanku. Aku pun tidak berhenti-hentinya panjatkan doa kepada sang khalik agar kedua orang tua ku dapat dimaafkan dari segala dosanya. melihat kondisiku yang larut dalamkesedihan, lima kakakku sepakat memberikan semua harta warisan orang tua ku untuk ku.!ereka berlima mengikhlaskan seruluh harta warisan orang tua ku untuk ku karena merekasudah hidup dalam kondisi mapan dan tak mempermasalahkannya jika aku yang mewarisiseluruh harta warisan orang tua ku. mereka berlima memandang bahwa aku masih sangatmembutuhkan biaya untuk kehidupan dan sekolahku. Aku pun senang bukan kepalang,karena di umurku yang masih muda ini aku diberikan seluruh harta warisan orang tuaku. Danaku pun sangat berterima kasih kepada kelima kakakku. Setiap ku memandang foto orang tua, terusik lamunanku saat bersama merekamenghabiskan waktu bersama sekeluarga. ingatan itu mungkin akan selalu ku kenang dan tak akan ku lupakan selama-lamanya. Aku pun menjadi sedih bila mengingat ayah dan ibu,rasanya belum siap untuk ditinggal mereka selama-lamanya, tetapi hal kejadian itu sudahterjadi. untuk mengobati kesedihanku yang berlanjut, aku mencoba beberapa aktifitas positif untuk menyibukanku. Ketika sedang asyik membaca sebuah buku tentang negara-negara didunia ini, aku pun tertarik untuk bertamu ke negeri orang. Karena umurku yang masih muda dan masih labil dalam mengatur keuangan, tanpa pikir panjang lagi aku pun memutuskan untuk tour hijrah ke negeri orang tanpa memikirkan.
10. tuliskan cerpen bertema kan perjuangan para pahlawanhehe makasih buat yg mau jawab
Jawaban:
judul sejarah teks proklamasi kemerdekaan Indonesia
pada zaman dahulu sebelum Indonesia merdeka Indonesia berada dibawah kekuasaan tangan Belanda banyak sekali Pahlawan yang kehilangan darahnya namun Indonesia tidak menyerah mereka bangkit dan berhasil mengusir Belanda dari Indonesia sejak hari itu mulai lah ditulis sejarah teks proklamasi kemerdekaan Indonesia
semoga membantu amin
Jawaban:perjuangan para pahlawan
Pagi ini semua terbangun lebih lambat kecuali aku dan Syarif tentunya. Semuanya segera bergegas menyiapkan perlengkapan mereka untuk melawan para tentara sekutu nanti. Kulihat keletihan telah sirna dari wajah mereka digantikan dengan semangat juang yang tinggi untuk membebaskan bumi Surabaya. Meskipun mungkin tidak seluruh kota di Indonesia yang akan terbebas, setidaknya kami memberi pelajaran
"Hari ini, 10 November, adalah puncak perjuangan kita. Meskipun darah telah tumpah, air mata sakit mengalir dari bola mata, meskipun kaki susah untuk melangkah, tapi hari ini, kita kerahkan seluruh tenaga yang kita punya untuk membela tanah air kita, tumpah darah kita, mengabdi untuk satu negara, Indonesia!! Merdeka!" serunya lantang mengobarkan semangat kami.
"Merdeka!" jawab kami dengan semangat yang berkobar-kobar. Dan mereka pun bergerak cepat. Berjalan menyusuri jalan setapak yang hanya kami yang tahu.
" Amir, kau yakin ingin pergi?" Syarif menahan lenganku sejenak. Menatapku dalam-dalam. Itu membuktikan bahwa bantahannya mulai goyah. Aku tersenyum tulus padanya.
LIHAT KE HALAMAN ASLI
justin joanathanlinoh
justin jonathan linoh
justin linoh
FOLLOW
Perjuangan Sang Pahlawan
4 November 2018 21:15 |Diperbarui: 4 November 2018 21:24
Pagi ini semua terbangun lebih lambat kecuali aku dan Syarif tentunya. Semuanya segera bergegas menyiapkan perlengkapan mereka untuk melawan para tentara sekutu nanti. Kulihat keletihan telah sirna dari wajah mereka digantikan dengan semangat juang yang tinggi untuk membebaskan bumi Surabaya. Meskipun mungkin tidak seluruh kota di Indonesia yang akan terbebas, setidaknya kami memberi pelajaran
"Hari ini, 10 November, adalah puncak perjuangan kita. Meskipun darah telah tumpah, air mata sakit mengalir dari bola mata, meskipun kaki susah untuk melangkah, tapi hari ini, kita kerahkan seluruh tenaga yang kita punya untuk membela tanah air kita, tumpah darah kita, mengabdi untuk satu negara, Indonesia!! Merdeka!" serunya lantang mengobarkan semangat kami.
"Merdeka!" jawab kami dengan semangat yang berkobar-kobar. Dan mereka pun bergerak cepat. Berjalan menyusuri jalan setapak yang hanya kami yang tahu.
" Amir, kau yakin ingin pergi?" Syarif menahan lenganku sejenak. Menatapku dalam-dalam. Itu membuktikan bahwa bantahannya mulai goyah. Aku tersenyum tulus padanya.
"Ayolah. Masih banyak yang harus kita lakukan. Apa kau tidak dengar apa yang diucapkan kapten kita? Aku masih bisa berjuang Syarif. Dan aku takkan mundur satu langkah pun sampai aku benar-benar tak mampu untuk bangkit lagi." Yakinku. Syarif menghela napas.
"Baiklah. Aku percaya padamu. Dan kalau sampai kauambruk dengan cepat, aku takkan memaafkanmu," jawabnya mengalah. Aku mengangguk. Kami mengayunkan langkah kaki dengan pasti mengikuti langkah pejuang yang lainnya.
Sebenarnya, luka ini hanyalah sebuah luka yang biasa didapatkan ketika perang terjadi. Hujatan peluru, sabetan pedang, dan luka yang lainnya. Hanya saja, kemarin luka-luka itu menyerang organ vital. Membuat badan ini kehilangan indra perasanya sejenak. Sakit? Tentu saja. Tapi luka ini takkan mengalihkan langkahku. Justru luka ini akan kujadikan pelajaran. Bahwa aku harus lebih hati-hati lagi.
"Untuk Indonesia, seraaaanngg!!!" seru Hanif yang berada di barisan depan.
Untuk tanah airku, takkan kubiarkan badan ini istirahat barang sejenak. Karena Indonesiaku tak pernah istirahat untuk bertahan pada perang. Hari ini, 10 November, aku kan berjuang dengan seluruh tenaga yang kupunya. Dan berharap, di masa anak cucu kami nanti, penjajahan tak lagi menyandera mereka. Para penerus kami dengan bangga mengatakan bahwa Indonesia adalah negaranya
Penjelasan:
11. Minta tolong buatkan cerpen bertema Perjuangan tenaga medis
ceritainioribuatansaya
judul : sang pahlawan
karakter : Kanra (aku) ibu erina (salah satu pejuang tenaga medis)
Namaku Kanra, aku adalah pasien di rumah sakit ini aku salah seorang penderita penyakit flag paru paru. Aku bukanlah salah satu korban dari pandemi ini, aku memang menderita penyakit ini sejak lama, disini aku tidak akan menceritakan tentang diriku, tetapi salah satu tenaga medis yang berjuang untuk menyelamatkan hidup para pasien (termasuk diriku).
Ibu Erina namanya, salah seorang pejuang tenaga medis. ia bekerja membanting tulang, mempertaruhkan nyawanya demi negara untuh melawan pandemi yang melanda ini. ia memiliki dua orang anak, bernama megumi dan akame. ketika pandemi ini mulai melanda, Ibu Erina rela bekerja siang malam untuk melakukan pertolongan kepada para pasien memberikan, mengerahkan semua usaha. keringat yang bercucuran tidak menghalangi semangatnya.
suatu ketika aku bertanya sudah berapa lama ia bekerja siang malam didalam pandemi ini?, ia menjawab mungkin sudah lebih dari tiga minggu. aku sedikit terkejut. hampir satu bulan waktunya ia habiskan untuk berjuang menyelamatkan pasien dalam pandemi ini. aku bertanya lagi, apakah ia tidak merindukan keluarganya? ia berkata "aku sangat rindu mereka, tapi Kali ini aku harus menyelamatkan mereka dengan menjauh dan berusaha mengembanhkan yang dekat". ia menangis dan tersenyum. mencoba menahannya.
Berapa hari berlalu, kondisku dalam kritis, para tenaga medis merawatku. salah satu tenaga medis berkata sambil tersenyum ia berkata, "kami para tenaga medis akan berjuang semampu kami, jadi kamu juga harus berjuang menghadapinya." aku mencoba mengingat, mencerna ucapannya ia adalah ibu erina.
Entah bagaimana.... sepintas aku berpikir mungkin ibu erina bukanlah sekedar tenaga medis biasa, ia adalah pahlawanku, perjuanganya tak akan kulupakan.
maaf kalau aneh, semoga mebantu
12. tolong buatin cerpen dong yang bertema perjuangan ayah
satu hari ayah ingin berngkat kerja.Di tempat kerja ayah bekerja dgn keras hingga berkeringat banyak sekali.setiba dirumah ayah terlalu lelah bekerja hingga ia tertidur.Aku bangga memiliki ayah sepertinya.
NAH ITU JAWABANNYApada suatu hari ada seorang ayah yang bisu dan tuli bersama anaknya yang normal,anaknya sangat tidak menyukai ayahnya sehingga pada saat ultah anaknya anaknya bunuh diri dikamar mandi ayahnya menemukan anaknya tidak sadar di kamar mandi,lalu ayahnya pun menggendongnya dan membawa anaknya kerumah sakit pada saat itu anaknya membutuhkan donor darah jadi ayahnya lah yang mendonorkan darah lalu anaknya pun sadar tidak semua ayah sempurna tetapi kasih sayangnya tetap ada untuk anaknya
13. sebutkan judul cerpen yang bertema Religi, pendidikan, percintaan, perjuangan
Jawaban:
Religi ( Santri Nahdatul Ulama,Abahku seorang Pendeta)
Pendidikan ( Siswa alam raya dan Indonesia merayu ibu Kartini)
Percintaan ( Romeo dan Juliet , Gifted, 2Gheter The Series, dan Aladin)
Perjuangan (Pangeran ku Diponegoro,KH Hasyim untuk negeri)
14. Macam2 tema dalam prosa?(cerpen/novel,selain persahabatan,perjuangan,)
keahlian dan pengetahuan
15. tolong buatkan judul cerpen yang temanya "perjuangan yang sia-sia"
Menjemput impian
Meraih mimpi
Andaikan aku bisa
Mengapa menyerah
Posting Komentar untuk "Cerpen Tema Perjuangan"